Langsung ke konten utama

PRAKTEK PERMAINAN OLAHRAGA HOCKEY DALAM BENTUK GAME


PERMAINAN OLAHRAGA HOCKEY DALAM BENTUK GAME
Permainandalambentuk game yang dilakukandalampermainan hockey adalah
Permainan :

1.membagi beberapakelompok sesuai jumlah siswa/pelajar
2.melakukan salah satujenislatihandasardalam hockey yang dilakukan secara bergantian
Permainan

Siswa yang sudah di bagi kelompok di intruksikan menggiring bola dengan stick hockey  sampai suatu jarak tertentu dan kembali lagi kebarisan dan memberikan bola kepada teman selanjutnya
Dan begitu seterusnya sampai semua tenik dasar terselsaikan (dribble, push dan stop ball)

Pemainan

Setelah di bagi perkelompok siswa 1 dengan siswa lainnya berdiri dengan jarak 1 meter
Pemainan Siswa yang 1 membagi bola dengan siswa lainnya dan kemudian siswa yang terakhir menerima bola dalam kelompok menggiring bola menuju siswa yang pertama dan siswa yang lainnya menyesuainkan barisannya dan kemudian melakukan operan bola kembali sepeti di awal tadi Tim yang lebih dulu habis bertukar menuju barisan semua dialah yang menang (dribble, push dan stop ball)

Permainan Siswa membuat gawang yang telah di sepakati ukurannya dan kemudian secara bergantian melakukan Teknik hit secara bergantian sesuai kelompok yang telah di tentukan yang paling banyak masuk kegawang dialah yang menang (hit)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERATURAN DAN PENGENALAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA HOCKEY

PERATURAN DAN PENGENALAN SARANA PRASARANA HOCKEY A. Peraturan Permainan Hockey Olahraga Hoki adalah permainan yang dipertandingkan oleh 2 (dua) regu, yang terdiri atas 11 orang dari masing-masing regu. Peraturan Umum dari permainan Hoki adalah sebagai berikut : Seorang pemain dilarang untuk : v   Mengangkat stick di atas pundaknya bilamana dapat membahayakan. v   Melakukan permainan yang dapat membahayakan. v   Memukul bola ke udara. v   Menendang atau menahan bola dengan kaki (kecuali penjaga gawang sesuai peraturan). v   Memukul, menggigit atau menahan stick lawan v   Menghalangi lawan dengan badan atau stick, mendorong, menahan atau menjatuhkan serta menyandung lawannya. Seorang pemain diperbolehkan untuk : ü   Menahan bola dengan tangan (sesuai peraturan yang berlaku), sepanjang bola tersebut jatuh dengan segera, jadi bukan menangkap bola melainkan menahan bola dengan telapan tangan yang terbuka. ü   Di dalam D...

Faktor Warming Up dan Cooling Down

  FAKTOR WARMING UP DAN COOLING DOWN Perilaku yang tidak sportif menimbulkan respon yang sama atau lebih jelek lagi. dan oleh karena itu juga cedera yang sama seringkali diderita baik oleh pelaku maupun oleh calon korbannya. Sebagai contoh niat untuk menendang kaki lawan dalam permainan sepak bola yang malah menyebabkan kaki kita yang kesakitan karena sudah ada unsur yang tidak baik dalam diri.   a. Pemanasan (Warming Up) Pemanasan sebelum melakukan latihan yang berat dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Latihan ringan selama 3-10 menit akan menghangatkan otot sehingga otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera. Metode pemanasan yang aktif lebih efektif daripada metode pasif seperti air hangat, bantalan pemanas, ultrasonik atau lampu infra merah. Metode pasif tidak menyebabkan bertambahnya sirkulasi darah secara berarti. Latihan peregangan tampaknya tidak mencegah cedera, tetapi berfungsi memperpanjang otot sehingga otot bisa berkontraksi lebih efektif dan b...

Klasifikasi Cedera Dalam Olahraga

Secara umum cedera olahraga diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu : a.Cedera tingkat 1 (cedera ringan) Pada cedera ini penderita tidak mengalami keluhan yang serius, namun dapat mengganggu penampilan atlit. Misalnya: lecet, memar, sprain yang ringan. b.Cedera tingkat 2 (cedera sedang) Pada cedera tingkat kerusakan jaringan lebih nyata berpengaruh pada performance atlit. Keluhan bias berupa nyeri, bengkak, gangguan fungsi (tanda-tanda inplamasi) misalnya: lebar otot, straing otot, tendon-tendon, robeknya ligament (sprain grade II). c.Cedera tingkat 3 (cedera berat) Pada cedera tingkat ini atlit perlu penanganan yang intensif, istirahat total dan mungkin perlu tindakan bedah jika terdapat robekan lengkap atau hamper lengkap ligament (sprain grade III) dan IV atau sprain fracture) atau fracture tulang. d.Strain dan Sprain Strain dan sprain adalah kondisi yang sering ditemukan pada cedera olahraga. 1.Strain Straing adalah menyangkut cedera otot atau tend...