Langsung ke konten utama

TEKNIK GERAKAN PUSH DAN STOP BALL OLAHRAGA HOCKEY


TEKNIK GERAKAN PUSH DAN STOP BALL OLAHRAGA HOCKEY

A.    Teknik Push

Cara  melakukan teknik dasar push :
v Posisi tangan: Tangan kiri menggenggam bagian ujung stick, dan tangan kanan memegang bagian tengah stick atau sedikit ke atas. Jari telunjuk tangan kanan lurus dan menempel/menyanggah bagian bawah stick.
v Posisi badan: Condongkan badan ke depan, mulai dari panggul dan gerakan/ tempatkan kepala sehingga berada segaris diatas bola. Saat melakukan push putarkan badan sehingga bahu kanan bergerak menghadap ke muka ke arah sasaran.
v Posisi kaki: Kaki kiri didepan kaki kanan dan keduanya condong ke depan. Kemudian lutut agak dibengkokan.
v Posisi bola: Untuk posisi bola berada pada jarak antara 40-50cm didepan kaki kri.
v Perkenaan bola: Diawali dari stick yang menempel dengan bola dan kemudian stick menyusur lapangan selama mungkin. Lengan bawah dari tangan kanan menentukan tenaga dorongan, dibantu dorongan dari kaki kanan. Sedangkan tangan kiri membantu mengontrol stick, menarik stick ke belakang saat tangan kanan melakukan push. Setelah push, kepala stick harus tetap vertikal dan sebagai  gerakan lanjutan, stick menunjuk mengikuti arah jalannya bola, sehinnga bola akan bergerak menyusur lapangan. 




B.     Teknik pukul bola

Memukul bola adalah teknik yang digunakan untuk mengoper atau memberikan bola kepada teman satu tim pada jarak yang dekat atau jauh, atau untuk membuat pukulan ke arah gol. Berikut ini caranya:
v  Pegang tongkat / stik dengan kuat. Tangan kiri di atas tangan kanan. Bahu kiri menghadap sasaran.
v  Bola berada selari dengan kaki kiri. Awali gerakan dengan melihat ke arah sasaran dan ayunan ke belakang.
v  Ayunkan stik ke arah bola dan pindahkan berat badan ke kaki depan. Bengkokkan lutut saat melakukannya. Mata tertuju pada bola terutama bagian belakang bola.
v  Pukul bola, mata tertuju pada sasaran. Berat badan dipindahkan ke hadapan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj6Zk5vCwxZ8Fuc7cN60cKmbwXfGevBUFQlVUbxNbelt78nHbTIgGTsgpcuvCBqDi4imuK0X-sYrUmlako0tvBHer2tJJB-V15PEX172kU9Ul158irLpiXws4yb72CdT7EMpgfir1Rm-A3/s320/memukul+bola.jpg
C.     Menghentikan Bola / Stop

Menghentikan bola adalah sebuah gerakan untuk menghentikan bola ketika bola menghampiri kita baik itu dari operan teman maupun ketika kita mangambil bola dari pihak lawan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivH_nz-7oPCnwTTXPwJEAyyblNTIpYABDWqXuYtiq9ZXmh1haNnlHTftlAui22dGytWMmlF_yY2WiCZNNyMCjWULppNjR0xGUsQ3Dko1tRjWd7V5Bp4tZgLI7ouqjUxRm2qcxo67NSrJyi/s320/menghentikan+bola.jpg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERATURAN DAN PENGENALAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA HOCKEY

PERATURAN DAN PENGENALAN SARANA PRASARANA HOCKEY A. Peraturan Permainan Hockey Olahraga Hoki adalah permainan yang dipertandingkan oleh 2 (dua) regu, yang terdiri atas 11 orang dari masing-masing regu. Peraturan Umum dari permainan Hoki adalah sebagai berikut : Seorang pemain dilarang untuk : v   Mengangkat stick di atas pundaknya bilamana dapat membahayakan. v   Melakukan permainan yang dapat membahayakan. v   Memukul bola ke udara. v   Menendang atau menahan bola dengan kaki (kecuali penjaga gawang sesuai peraturan). v   Memukul, menggigit atau menahan stick lawan v   Menghalangi lawan dengan badan atau stick, mendorong, menahan atau menjatuhkan serta menyandung lawannya. Seorang pemain diperbolehkan untuk : ü   Menahan bola dengan tangan (sesuai peraturan yang berlaku), sepanjang bola tersebut jatuh dengan segera, jadi bukan menangkap bola melainkan menahan bola dengan telapan tangan yang terbuka. ü   Di dalam D...

Faktor Warming Up dan Cooling Down

  FAKTOR WARMING UP DAN COOLING DOWN Perilaku yang tidak sportif menimbulkan respon yang sama atau lebih jelek lagi. dan oleh karena itu juga cedera yang sama seringkali diderita baik oleh pelaku maupun oleh calon korbannya. Sebagai contoh niat untuk menendang kaki lawan dalam permainan sepak bola yang malah menyebabkan kaki kita yang kesakitan karena sudah ada unsur yang tidak baik dalam diri.   a. Pemanasan (Warming Up) Pemanasan sebelum melakukan latihan yang berat dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Latihan ringan selama 3-10 menit akan menghangatkan otot sehingga otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera. Metode pemanasan yang aktif lebih efektif daripada metode pasif seperti air hangat, bantalan pemanas, ultrasonik atau lampu infra merah. Metode pasif tidak menyebabkan bertambahnya sirkulasi darah secara berarti. Latihan peregangan tampaknya tidak mencegah cedera, tetapi berfungsi memperpanjang otot sehingga otot bisa berkontraksi lebih efektif dan b...

Klasifikasi Cedera Dalam Olahraga

Secara umum cedera olahraga diklasifikasikan menjadi 3 macam, yaitu : a.Cedera tingkat 1 (cedera ringan) Pada cedera ini penderita tidak mengalami keluhan yang serius, namun dapat mengganggu penampilan atlit. Misalnya: lecet, memar, sprain yang ringan. b.Cedera tingkat 2 (cedera sedang) Pada cedera tingkat kerusakan jaringan lebih nyata berpengaruh pada performance atlit. Keluhan bias berupa nyeri, bengkak, gangguan fungsi (tanda-tanda inplamasi) misalnya: lebar otot, straing otot, tendon-tendon, robeknya ligament (sprain grade II). c.Cedera tingkat 3 (cedera berat) Pada cedera tingkat ini atlit perlu penanganan yang intensif, istirahat total dan mungkin perlu tindakan bedah jika terdapat robekan lengkap atau hamper lengkap ligament (sprain grade III) dan IV atau sprain fracture) atau fracture tulang. d.Strain dan Sprain Strain dan sprain adalah kondisi yang sering ditemukan pada cedera olahraga. 1.Strain Straing adalah menyangkut cedera otot atau tend...